Saya sebenarnya ndak begitu memahami seluk beluk tentang motor, namun dengan artikel kecil ini kita dapat mengenal dan mengatasi agar irit terhadap bahan bakarnya. Karena saya pribadi merupakan pengguna transportasi sepeda motor dalam keseharian saya. dan karna harga BBM yang kian hari kian naik,Bagaimana menyiasati penggunaan bensin motor agar lebih irit. Berikut tips jitu mengirit konsumsi BBm di motor kita :
Memasang Power booster. Trik paling gampang adalah dengan cara memperbesar pengapian. Hal ini berlaku untuk motor 2 tak dan 4 tak. Dengan memperbesar api / tegangan, otomatis bahan yang diletup busi makin sempurna terbakar.Singkatnya bersih tak tersisa, jadi tidak perlu membuka gas besar untuk mendapatkan tenaga spontan. Bagaimana caranya ? pasang saja power booster, alat ini dapat dibeli di toko-toko onder dil.
Stel Ulang Pelampung.Jumlah bahan bakar yang akan masuk ke ruang bakar akan di tampung dulu oleh karburator. Kalau pada saat itu saja sudah boros mensuplali bensin , mana bisa disebut irit. Agar motor makin irit dan tidak mempengaruhi tenaga , turunkan ketinggian pelampung karburator 1-2 mm, dijamin konsumsi bensin akan lebih irit.
Bikin LSA ( Lobe Separation Angle ) Lebih Sempit. Cara ini berfungsi untuk motor 4 tak yang pernah dikorek (setingan balap). Pasalnya, untuk mengungkit tenaga di putaran atas. Lobe Separation Angle (LSA) dibuat lebih renggang. Otomatis bukaan makin lama dan bensin akan boros. Supaya tidak boros sekali, kecilkan sudut LSA-nya. Dengan sudut yang kecil bukaan kleep tidak akan terlalu lama sehingga bensin tidak banyak mengalir ke ruang bakar.
Bikin Rapat Stelan Klep. Khusus motor 2tak cara yang dapat digunakan yaitu dengan mengubah stelan klep. Karena perangkat inilah yang mengatur campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar. Dengan merapatkan stelan klep standar, otomatis bukaan valve juga menyempit. Semburan bensin akan menjadi sedikit.
Membersihkan Kerak. Adanya kerak sangat merugikan baik dalam proses pembakaran atau pembuangan. Jika ada di seher, silinder kop atau klep, mengakibatkan proses pembakaran tidak sempurna. Campuran udara dan bensin tidak dapat terbakar semuanya gara-gara kerak. Dampaknya bensin dan udara yang tersalur ke ruang bakar boros. Kerak tidak hanya menempel pada bagian itu kerak juga dapat menumpuk pada knalpot yang mengakibatkan pembuangan gas tidak lancar.
Manifold Berkisi-kisi. Sebagai saluran masuk udara dari karburator ke ruang bakar, leher angsa (manipol) juga mampu menghemat BBM, yaitu bentuk manifold yang berkisi-kisi. Kisi-kisi ini akan membuat pusaran udara sehingga campuran bensin dan udara makin homogen sehingga pembakaran akan menjadi sempurna.
Gunakan Oli Berkualitas. Pelumas yang berkualitas jelek akan dapat membuat motor kita makin haus bensin. Kenapa ? karena oli yang tidak berkualitas membuat gesekan antara material kian banyak, suhu melonjak tinggi , kerja dapur pacu makin berat dan akhirnya konsumsi bensin akan boros. Paling aman sih memakai oli anjuran dari pabrik.
Busi Lebih Panas. Jika temperatur di lingkungan makin dingin, suhu kerja mesin akan sulit pada kondisi ideal. Jadi membutuhkan banyak bahan bakar untuk mencapai kondisi yang ideal. Untuk mengatasi dianjurkan memakai busi yang lebih panas dari standar. Misalnya Anda bisa memakai busi Denso ND24, turunkan menjadi DN22. Dengan demikian, tidak membutuhkan waktu lama bagi motor untuk menuju suhu kerja optimalnya.
Memasang Power booster. Trik paling gampang adalah dengan cara memperbesar pengapian. Hal ini berlaku untuk motor 2 tak dan 4 tak. Dengan memperbesar api / tegangan, otomatis bahan yang diletup busi makin sempurna terbakar.Singkatnya bersih tak tersisa, jadi tidak perlu membuka gas besar untuk mendapatkan tenaga spontan. Bagaimana caranya ? pasang saja power booster, alat ini dapat dibeli di toko-toko onder dil.
Stel Ulang Pelampung.Jumlah bahan bakar yang akan masuk ke ruang bakar akan di tampung dulu oleh karburator. Kalau pada saat itu saja sudah boros mensuplali bensin , mana bisa disebut irit. Agar motor makin irit dan tidak mempengaruhi tenaga , turunkan ketinggian pelampung karburator 1-2 mm, dijamin konsumsi bensin akan lebih irit.
Bikin LSA ( Lobe Separation Angle ) Lebih Sempit. Cara ini berfungsi untuk motor 4 tak yang pernah dikorek (setingan balap). Pasalnya, untuk mengungkit tenaga di putaran atas. Lobe Separation Angle (LSA) dibuat lebih renggang. Otomatis bukaan makin lama dan bensin akan boros. Supaya tidak boros sekali, kecilkan sudut LSA-nya. Dengan sudut yang kecil bukaan kleep tidak akan terlalu lama sehingga bensin tidak banyak mengalir ke ruang bakar.
Bikin Rapat Stelan Klep. Khusus motor 2tak cara yang dapat digunakan yaitu dengan mengubah stelan klep. Karena perangkat inilah yang mengatur campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar. Dengan merapatkan stelan klep standar, otomatis bukaan valve juga menyempit. Semburan bensin akan menjadi sedikit.
Membersihkan Kerak. Adanya kerak sangat merugikan baik dalam proses pembakaran atau pembuangan. Jika ada di seher, silinder kop atau klep, mengakibatkan proses pembakaran tidak sempurna. Campuran udara dan bensin tidak dapat terbakar semuanya gara-gara kerak. Dampaknya bensin dan udara yang tersalur ke ruang bakar boros. Kerak tidak hanya menempel pada bagian itu kerak juga dapat menumpuk pada knalpot yang mengakibatkan pembuangan gas tidak lancar.
Manifold Berkisi-kisi. Sebagai saluran masuk udara dari karburator ke ruang bakar, leher angsa (manipol) juga mampu menghemat BBM, yaitu bentuk manifold yang berkisi-kisi. Kisi-kisi ini akan membuat pusaran udara sehingga campuran bensin dan udara makin homogen sehingga pembakaran akan menjadi sempurna.
Gunakan Oli Berkualitas. Pelumas yang berkualitas jelek akan dapat membuat motor kita makin haus bensin. Kenapa ? karena oli yang tidak berkualitas membuat gesekan antara material kian banyak, suhu melonjak tinggi , kerja dapur pacu makin berat dan akhirnya konsumsi bensin akan boros. Paling aman sih memakai oli anjuran dari pabrik.
Busi Lebih Panas. Jika temperatur di lingkungan makin dingin, suhu kerja mesin akan sulit pada kondisi ideal. Jadi membutuhkan banyak bahan bakar untuk mencapai kondisi yang ideal. Untuk mengatasi dianjurkan memakai busi yang lebih panas dari standar. Misalnya Anda bisa memakai busi Denso ND24, turunkan menjadi DN22. Dengan demikian, tidak membutuhkan waktu lama bagi motor untuk menuju suhu kerja optimalnya.






